Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Sahabat

      Jangan datang saat butuh aja  Dulu saat kita bertemu,, aku menganggap bahwa kalian adalah bintang yang menyinari hari2 ku untuk mencapai masa depan.. Tapi apa,haha.aku slah.trnyata kalian tudak sperti yang aku fikir kn dn aku harapkan. .   Jd jika menang kalian memiliki seorang teman, hargai dn SYANG i dia.Bantu dia saat2 dia dalam keadaan susah. Beradalah didekatnya saat suka maupun duka.   Jangan datang,saat kalian hanya membutuhkan nya aja.. Krna kesuksesan tida akan datang, jika kamu memiliki sifat egois, angkuh, iri dan sok hebat..Karna dari sahabat kita mengerti arti persahabatan yang sesungguhnya.

Pahlawan Terhebatku.

              Ayah Ayah, dirimu adalah super hero,pahlawan terbaikku. Ayah, terimakasih telah bagian terindah dalam hidupku. Ayah, maaf jika aku sering membuatmu terluka, sedih, bahkan menetes kan air mata. Karena perilaku, serta tingkah laku ku.yang membuat mu sperti itu. Tapi percaya lah ayah, kalau aku tidak ada niat sana sekali untuk membuat mu terluka ayah. Ayah, terimakasih buat semua kasih SYANG mu, jerih payah mu,serta keringat yang ayah keluarkan untuk kami anak-anak mu. Ayah, maaf jika sekarang aku belum bisa membuat mu bangga. Tapi percayalah ayah, dengan doa yang engkau berikan untuk mendoakan kami sukses. Suatu saat, aku akan membuatmu bangga. . Love you so much ayah.. My hero.Lelaki pelindungku.. Semoga, dirimu selalu diberkati oleh Tuhan dan diberikan umur panjang.

Narasi

Contoh Narasi Ekspositorik (Narasi Teknis) dan Narasi Sugestif    1.Narasi Ekspositorik (Narasi Teknis)             Narasi Ekspositorik adalah narasi yang memiliki sasaran penyampaian informasi secara tepat tentang suatu peristiwa dengan tujuan memperluas pengetahuan orang tentang kisah seseorang. Dalam narasi ekspositorik, penulis menceritakan suatu peristiwa berdasarkan data yang sebenarnya. Contoh: Aku berjalan melangkahkan kaki demi satu tujuan, yaitu cita-cita. Berjalan dan terus berjalan pantang menyerah. Bersama sahabat demi satu tujuan yang pasti. Gedung indah yang berwarna biru sebagai kenangan bersama sahabat dengan seragam kami. Perbedaan telah mengajarkan kami apa arti kehidupan yang sesungguhnya, belajar menghargai, belajar mengasihi, dan menerima satu sama lain. Tetapi kini, kami berjalan beda arah, berjalan melanjutkan semua impian dan cita-cita kami masing-masing. Kini, kami terpisahkan oleh jarak dan waktu.Hanya kenangan ...